Welcome to My Personal Blog

Hanya sekedar cerita seorang Blogger dari Indramayu yang lagi mencoba untuk sukses dari internet dan berbagi pengalaman tentang belajar bisnis online.

Dengan keinginan, orang tau kemana akan melangkah. Dengan energi, orang akan dapat menggerakkan apa yang ada padanya untuk mencapai keinginan itu.

Lagi Belajar Blog Sambil Mencari Peluang Usaha Bisnis Online

Isu Badai Matahari 2012

Isu Badai Matahari 2012. Para peneliti antariksa di dunia memprediksikan puncak badai matahari akan terjadi pada tahun 2012. Ini berdasarkan pada aktivitas matahari yang saat ini terus meningkat. Aktivitas matahari ini berupa medan magnet, bintik matahari, ledakan matahari, lontaran massa korona, angin surya dan partikel energetik.

“Pada 2012 hingga 2015 bintik matahari diperkirakan mencapai titik yang sangat banyak dan itu akan memicu banyak ledakan” ujar Clara Yono Yatini, Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, di sela sela sosialisasi fenomena cuaca antariksa 2012-2015 di Denpasar, Bali.

Menurut Clara , masyarakat tidak perlu khawatir karena badai matahari tidak akan menghancurkan peradaban dunia. “Dampak badai matahari hanya merusak sistem teknologi saja” tegas Clara Yono.

Contoh sistem teknologi yang terpengaruh misalnya, rusaknya satelit sehingga mengganggu jaringan komunikasi. Dampak lainnya dari badai matahari ini juga dapat mengganggu medan magnet bumi. Seperti tahun 1989 saat badai matahari menyerang Kanada, jelas Clara, terjadi pemadaman listrik karena trafo di pusat jaringan listrik terbakar akibat arus yang sangat besar di bawah permukaan bumi. Badai matahari ini dapat diantisipasi agar tidak menimbulkan kerusakan, seperti mematikan sementara jaringan satelit dan jaringan listrik pada saat terjadi badai matahari. “Masyarakat jangan terpengaruh dengan film 2012 karena itu sains palsu” pesan Clara Yono menanggapi Isu Badai Matahari 2012.

Penemuan Sungai Dibawah Laut

Sungai dibawah laut, sungai dalam laut atau sungai bawah laut apakah memang ada? Secara ilmiah hal tersebut tidak mungkin terjadi. Namun seorang penyelam dari Mexico yang bernama Anatoly Beloshchin, berhasil menemukan sungai dibawah laut di kedalaman 60 meter di perairan Cenote Angelita, Mexico. Di kedalaman lebih dari 30 meter tim penyelam menemukan air tawar di tengah kolom air laut. Kondisi itu berubah dan penyelam kembali menemukan air laut mulai melewati kedalaman 60 meter.

Beberapa meter dari lokasi ditemukannya sungai dalam laut, ada sebuah gua. Di bagian bawah dekat gua itu tim penyelam menemukan sebuah sungai lengkap dengan pohon dan dedaunan yang mengapung di kolom air itu. Ternyata lokasi itu bukanlah seperti sungai yang terlihat di daratan. Tetapi, kondisi itu memang mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan.

Secara keseluruhan, tim penyelam menemukan itu adalah kondisi yang sangat mengejutkan dan menakjubkan untuk dipandang. “Di kedalaman 60 meter saya menemukan kembali air laut. Saya melihat sebuah sungai, pulau, lengkap dengan daun yang berguguran. Tapi sungai yang kami lihat adalah lapisan dari gas hidrogen sulfida” kata Anatoly sang penemu sungai dibawah laut.